kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.578
  • EMAS593.896 0,51%

Lagi, Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) gagal membayar bunga utang tepat waktu

Rabu, 18 Juli 2018 / 16:44 WIB

Lagi, Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) gagal membayar bunga utang tepat waktu
ILUSTRASI. Tiga Pilar Sejahtera



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) akhirnya kembali gagal membayar bunga utang ang jatuh tempo tepat waktu. Kamis besok (19/7) semestinya merupakan jatuh tempo bagi Tiga Pilar untuk membayar fee ijarah atas Sukuk Ijarah TPS Food II Tahun 2016.

Mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dirilis AISA pada hari ini, Rabu (17/8), Direktur Utama AISA Joko Mogoginta mengatakan, posisi kas dan setara kas Tiga Pilar per tanggal 26 Juni 2018 belum memadai untuk membayar bunga obligasi dan sukuk yang akan jatuh tempo pada 19 Juli 2018.


Dalam surat kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia  (KSEI) tertangal 16 Juli 2018 itu, Joko mengatakan, perusahaan sedang merencanakan proses restrukturisasi atas obligasi dan sukuk yang telah diterbitkan. Rencananya, Tiga Pilar akan menggelar Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) dan Rapat Umum Pemegang Sukuk Ijarah (RUPSI) pada 10 Agustus mendatang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tiga Pilar pada Kamis besok (19/7) semestinya harus melakukan pembayaran ke-7 fee ijarah atas Sukuk Ijarah TPS Food II/2016 senilai Rp 63,3 miliar. Terbit pada 11 Juli 2016 lalu, Sukuk Ijarah TPS Food II/2016 senilai Rp 1,2 triliun itu menawarkan fee ijarah sebesar 10,55%.

Ini merupakan kali ketiga Tiga Pilar gagal membayar bunga utang tepat waktu sepanjang Juli 2018. Pada 5 Juli lalu, Tiga Pilar gagal membayar bunga dua surat utang. Pertama adalah bunga atas obligasi TPS Food I/2013 senilai Rp 30,75 miliar. Kedua, fee ijarah atas Sukuk Ijarah TPS Food I/2013 senilai Rp 15,37 miliar.

Hampir bisa dipastikan, peringkat utang untuk Sukuk Ijarah TPS Food II/2016 akan turun menjadi D alias default lantaran kegagalan Tiga Pilar membayar bunga utang tepat waktu. Pada 5 Juli lalu, Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah menurunkan peringkat utang Obligasi TPS Food I/2013 dan Sukuk Ijarah I/2013 menjadi D lantaran kegagalan pembayaran bunga utang. Saat itu, Pefindo juga menurunkan peringkat AISA dari CCC menjadi SD alias selective default.

 


Reporter: Herry Prasetyo
Editor: Herry Prasetyo

OBLIGASI

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0013 || diagnostic_api_kanan = 0.0587 || diagnostic_web = 0.2703

Close [X]
×