kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.791
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%

AISA rugi Rp 551,9 miliar, kepemilikan saham Tiga Pilar Corpora tinggal 7,19%

Jumat, 29 Juni 2018 / 20:54 WIB

AISA rugi Rp 551,9 miliar, kepemilikan saham Tiga Pilar Corpora tinggal 7,19%
ILUSTRASI. Beras Tiga Pilar AISA



Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Langkah  PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) menghentikan bisnis beras pasca kasus hukum yang menimpa pada pertengahan tahun lalu membuat kinerja perusahaan memburuk. Selain pendapatan turun drastis, perusahaan makanan yang berdiri sejak 1992 itu harus menderita kerugian.

Berdasarkan laporan keuangan AISA per 31 Desember 2017 yang dirilis hari ini, Jumat (29/6), kinerja keuangan AISA turun drastis. Pendapatan AISA sepanjang tahun lalu hanya Rp 4,29 triliun, turun 24,8% dibandingkan periode sama tahun lalu.


Persoalannya, beban pokok penjualan pada tahun lalu hanya turun 11,7% menjadi Rp 4,3 triliun. AISA juga masih harus menanggung beban usaha sebesar Rp 916,7 miliar. Sementara, beban keuangan meningkat hampir 10 kali lipat menjadi Rp 314,5 miliar.

Alhasil, hingga akhir 2017, AISA harus menderita rugi bersih sebesar Rp 551,9 miliar. Padahal, per 31 Desember 2016, AISA masih mencetak laba bersih senilai Rp 581 miliar.

Dalam keterbukaan informasi di awal pekan ini, Direktur Utama AISA Stefanus Joko Mogoginta mengakui, pasca persoalan bisnis beras, kondisi keuangan perusahaan tidak sekondusif dahulu. Joko menambahkan, meski tidak berjalan secepat yang manajemen kehendaki, upaya penjualan unit usaha bisnis beras saat ini masih berjalan.

Menurut Joko, Joko mengatakan, manajemen percaya bahwa perusahaan pada akhirnya akan bersinar kembali setelah hal pokok permasalahan dibereskan. Nilai perusahaan juga akan kembali secara perlahan-lahan. “Manajemen dan pemegang saham pendiri tidak lari meninggalkan perusahaan walau susulit apapun persaalan yang dihadapi perusahaan,” kata Joko.

Namun, laporan kepemilikan efek yang dirilis Kustodian Efek Sentral Indonesia (KSEI) justru menunjukkan hal sebaliknya. Pasca kasus beras menimpa bisnis beras Tiga Pilar, PT Tiga Pilar Corpora justru terus-menerus mengurangi kepemilikan saham di AISA. Bahkan, sepekan terakhir, pemegang saham pengendali AISA itu kembali agresif melego saham AISA.

Kamis lalu (28/6), berdasarkan data KSEI, Tiga Pilar Corpora telah melepas 106,9 juta saham AISA. Sehari sebelumnya, Tiga Pilar Corpora masih menguasai 338,42 juta saham AISA atau setara dengan 10,51% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Alhasil, kepemilikan saham Tiga Pilar Corpora tinggal 231,48 juta saham atau 7,19%.

Sepekan terakhir, Tiga Pilar Corpora tercatat beberapa kali mengurangi kepemilikan saham di AISA. Pada akhir Mei lalu, Tiga Pilar Corpora masih mendekap 383,2 juta saham AISA atau sebesar 11,91%. Kamis pekan lalu (21/6), kepemilikan Tiga Pilar Corpora di AISA berkurang sebanyak 5,25 juta saham. Sehari kemudian, Tiga Pilar Corporan kembali melepas saham AISA sebanyak 8,23 juta saham.

Jika ditotal, dalam kurun waktu sepekan, Tiga Pilar Corpora telah melepas sebanyak 151,7 juta saham AISA. Kepemilikan Tiga Pilar Corpora turun dari 11,91% menjadi 7,19%.

Padahal, per akhir Juli 2017, Tiga Pilar Corpora tercatat masih menguasai 29,1% kepemilikan saham AISA atau sebanyak 936,55 juta saham. Dalam kurun waktu setahun, Tiga Pilar Corpora telah melego sekitar 705 juta saham AISA.

"Ada pun beberapa fakta yang dijadikan bahan acuan berkaitan pemilik saham pendiri, kami menyampaikan bahwa hal tersebut berkaitan dengan masalah legal yang kompleks yang nantinya akan diselesaikan secara tersendiri,” ujar Joko  dalam keterbukaan informasi di awal pekan ini.

Selain kinerja menurun dan menderita kerugian, tantangan lain bagi Tiga Pilar adalah pembayaran bunga utang. Bulan depan, Tiga Pilar harus membayar bunga utang yang akan jatuh tempo. Total bunga utang yang harus Tiga Pilar sebesar Rp 109,4 miliar. Sementara, pada pertengahan Mei lalu, posisi kas Tiga Pilar hanya senilai Rp 30 miliar-Rp 40 miliar. 


Reporter: Herry Prasetyo
Editor: Herry Prasetyo

KEPEMILIKAN SAHAM

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0602 || diagnostic_web = 0.3745

Close [X]
×