kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.595
  • SUN93,03 -0,06%
  • EMAS610.041 0,33%

Besok, Oto Multiartha akan menjajakan obligasi senilai Rp 1,1 triliun

Rabu, 11 April 2018 / 18:50 WIB

Besok, Oto Multiartha akan menjajakan obligasi senilai Rp 1,1 triliun
ILUSTRASI. Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA)



KONTAN.CO.ID - JAKATA. PT Oto Multiartha akan menjajakan surat utang senilai Rp 1,1 triliun. Perusahaan pembiayaan yang fokus di bidang pembiayaan otomotif ini akan menerbitkan Obligasi II Oto Multiartha Tahun 2018.

Mengutip pengumuman Kustodian Efek Sentral Indonesia (KSEI), Oto Multiartha memecah obligasi ke dalam tiga seri. Seri A, dengan jumlah pokok utang Rp 174 miliar dan tenor 1 tahun, menawarkan kupon 5,75% per tahun.


Dengan jumlah pokok utang senilai Rp 850 miliar dan tenor tiga tahun, Seri B menjanjikan kupon sebesar 7,8% per tahun. Sementara Seri C, dengan tenor lima tahun dan pokok utang senilai Rp 76 miliar, menawarkan kupon sebesar 8,1% per tahun.

Oto Multiartha akan membayar bunga setiap tiga bulan sekali. Pembayaran bunga pertama kali dijadwalkan pada 18 Juli 2018.

Masa penawaran obligasi digelar pada 12 April-13 April 2018. Tanggal penjatahan dijadwalkan pada 16 April 2018. Sementara pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan digelar pada 19 April 2018.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi adalah BCA Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan Nikko Sekuritas Indonesia.

Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengganjar Obligasi II Oto Multiartha Tahun 2018 dengan peringkat AA. Peringkat tersebut mencerminkan status Oto Multiartha sebagai perusahaan afiliasi yang strategis dan penting bagi para pemegang sahamnya.

Per 31 Desember 2017, pemegang saham Oto Multiartha adalah PT Summit Auto Group (49,9%), Sumitomo Mitsui Banking Corporation (35,1%), dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk (15%). Summit Auto Group dimiliki sepenuhnya oleh Sumitomo Corporation, Jepang.

Analis Pefindo Adrian Noer dan Kreshna Dwinanta Armand, mengatakan, peringkat Oto Multiartha juga mencerminkan posisi bisnis yang kuat di pembiayaan mobil bekas dan juga permodalan perusahaan yang sangat kuat. Namun, peringkat Oto Multiartha dibatasi oleh kompetisi yang semakin ketat di pembiayaan mobil baru.

Mengutip siaran pers Pefindo, Adrian mengatakan, peringkat Oto Multiartha bisa naik jika Pefindo melihat ada bukti dukungan yan lebih kuat dari grup, posisi pasar yang lebih kuat, dan perbaikan pada indikator kualitas dan profitabilitas.

Sebaliknya, peringkat bisa turun jika ada penurunan dukungan yang signifikan dari grup atau jika profil bisnis dan kualitas aset perusahaan memburuk secara signifikan.

Oto Multiartha berdiri pada tahun 1994 dengan nama PT Manunggal Multi Finance. Saat ini, Oto Multiartha memiliki 65 kantor cabang dan fokus pada pembiayaan segmen mobil baru dan mobil bekas,. Selain melalui kantor cabang, Oto Multiartha juga menyalurkan pembaiayaan melalui sembilan marketing point dan lebih dari 5.100 dealer mobil resmi di kota-kota besar di Indonesia.

Per akhir Desember 2017, Oto Multiartha memperoleh pendapatan bunga bersih sebesar Rp 1,65 triliun, meningkat 32% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sementara laba bersih Oto Multiartha sepanjang tahun lalu sebesar Rp 272,8 miliar, turun 39,6%.

 

 

Reporter: Herry Prasetyo
Editor: Herry Prasetyo

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0005 || diagnostic_api_kanan = 0.0676 || diagnostic_web = 0.3426

Close [X]
×