Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.455
  • EMAS663.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Produksi beras menyusut, efeknya baru terasa di November 2018 hingga Februari 2019

Senin, 10 September 2018 / 14:59 WIB

Produksi beras menyusut, efeknya baru terasa di November 2018 hingga Februari 2019
ILUSTRASI. Buruh Angkut Memindahkan Beras Bulog

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produksi beras saat ini semakin menyusut. Sejumlah pelaku usaha mengkhawatirkan harga beras bakal bergejolak  menjelang tutup tahun 2018 dan awal tahun 2019.

Harga gabah di sejumlah sentra produksi di Jawa sudah berada di kisaran Rp 5.000 - Rp 5.500 per kilogram (kg). Kenaikan harga gabah yang signifikan tersebut terjadi karena industri penggilingan beras berebut stok gabah yang semakin sedikit. Padahal bila dibandingkan pada kondisi normal, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp 3,700 per kg. Sementara harga GKP di pasaran saat normal sekitar p 4.000 per kg.

Ini artikel spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah mendaftar dan login

Reporter: Lidya Yuniartha, Noverius Laoli
Editor: Yuwono triatmojo
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0486 || diagnostic_web = 0.3036

Close [X]
×